Fruits that should be avoided for those who want to diet

Makan buah sangat dianjurkan karena merupakan sumber serat, vitamin, mineral dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh.

Namun, dalam kondisi tertentu, buah-buahan yang mengandung gula dan kalori paling banyak harus dihindari. Terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau melakukan diet.

Read More: Teflon Chocolate Toast Recipe, Practical Snack Watching Balls

Namun, buah-buahan ini tetap bisa dinikmati, meski dalam porsi kecil buah-buahan sehat lainnya.

Seperti dilansir laman Healthline, berikut tujuh jenis buah yang tidak baik untuk pesta makan karena mengandung banyak gula dan kalori. Chinese Food

1 buah kering

Beberapa jenis kacang yang paling umum kita temukan adalah apel, kismis, aprikot, buah ara, mangga, nanas, dan blueberry.

Dibandingkan dengan buah segar, buah kering umumnya mengandung lebih banyak kalori, karbohidrat, dan gula per porsi.

Namun, kebanyakan varietas juga kaya akan serat, potasium, dan vitamin C.

Namun, karena kandungan gulanya yang tinggi, sebaiknya konsumsi kacang dalam jumlah sedang, terutama jika ingin mengurangi asupan gula. Western Food

2 buah leci

Berasal dari Cina Tenggara, buah tropis ini dikenal dengan rasa dan penampilannya yang unik. Leci mengandung banyak mikronutrien utama, termasuk vitamin C, tembaga, dan kalium. Indonesian Food

Namun, buah leci juga relatif tinggi gula, yang bisa menjadi masalah jika Anda menjalani diet rendah karbohidrat atau rendah gula.

3 Mangga

Mangga yang enak ini terkenal dengan rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut. Berita Sepakbola

Padahal mangga sangat kaya akan berbagai nutrisi, di antaranya vitamin C, asam folat, dan tembaga. Di sisi lain, buah ini juga mengandung jumlah gula yang tinggi dalam setiap penyajiannya.

4 buah alpukat

Alpukat adalah sumber vitamin dan mineral penting seperti potasium, vitamin C, dan vitamin B.

Buah ini juga kaya akan serat, nutrisi penting yang dapat mendukung keteraturan dan kesehatan sistem pencernaan.

Namun, alpukat tinggi kalori, jadi orang yang mengurangi kalori harus makan lebih sedikit.

5 buah kalengan

Sementara buah kalengan bisa menjadi cara cepat dan terjangkau untuk memasukkan beberapa porsi buah ke dalam makanan Anda, itu mungkin bukan pilihan terbaik, terutama bagi penderita diabetes.

Buah kalengan umumnya lebih tinggi karbohidrat, gula, dan seratnya lebih rendah dibandingkan jenis buah lainnya.

Secara khusus, buah kalengan dalam sirup kental cenderung memiliki lebih banyak gula daripada buah kalengan dalam air.

Oleh karena itu, versi air buah kalengan bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

6 jeruk

Beberapa buah dapat memperburuk gejala penyakit refluks gastroesofageal (GERD), juga dikenal sebagai refluks asam. Salah satunya adalah jeruk.

Buah jeruk kaya akan nutrisi penting seperti serat, vitamin C, dan potasium.

Namun sayangnya, jeruk juga sangat asam dan bisa membuat sakit maag semakin parah pada penderita GERD.

Oleh karena itu, kita mungkin bisa membatasi asupan jeruk jika memicu gejala asam lambung yang mengganggu kenyamanan.

7 jeruk bali

Grapefruit adalah jenis buah jeruk yang dikenal dengan rasanya yang asam, asam, dan sedikit pahit.

Buah ini rendah kalori, kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin A dan C, potasium dan tiamin. Namun, mengonsumsi terlalu banyak jeruk bali juga dapat memicu gejala Gerd.

Leave a Reply

Your email address will not be published.